Menanti Pohon Ketapang Kencana

Menanti Pohon Ketapang Kencana

Menanti Pohon Ketapang Kencana
Menyambung dari ceritaku terlebih dulu. Lebih kurang nyaris sepanjang satu jam 1/2 saya serta ke-8 rekanku menanti dibawah pohon ketapang kencana. Baru lalu diumumkan kapan jadwal untuk lakukan tes kesehatan serta tes catat. Untuk tes kesehatan juga akan dikerjakan besok hari serta tes catat juga akan dikerjakan dua hari lalu. Besok harinya saya datang ke smk untuk lakukan tes kesehatan.
Walaupun masih tetap pagi sekali nyatanya banyak anak yang telah berkumpul. Sesuai sama janji saya selekasnya sesudah memarkinkan sepedaku segera pergi ke taman depan dekat pohon teduh untuk menjumpai rekanku. Sesudah semuanya telah berkumpul kami dengan sama pergi ke belakang sekali lagi seperti terlebih dulu untuk lakukan tes kesehatan. Karna banyak anak yang mendaftar serta kami nyatanya memperoleh nomor posisi yang kurang lebih paling belakang untuk jadwal hari itu.
Kurang lebih yaitu dua jam kami menanti nama kami di panggil untuk lakukan tes kesehatan. Sampai tidak merasa kami dihujani oleh daun daun dari pohon ketapang kencana yang berjatuhan. Sialnya dari kami semuanya saya memperoleh panggilan nomor dua dari belakang. Waktu namaku di panggil selekasnya saya masuk. Tes kesehatan dikerjakan oleh kakak kakak kelas yang ikuti organisasi PMR. Serta kebetulan karna saya waktu di smp ikuti organisasi PMR serta di bahu seragamku ada bedge PMR saya ditawari oleh kakak kakak itu apakah saya ingin turut sekali lagi organisasi PMR. Serta saya cuma membalas dengan tersenyum karna saya sendiri masih tetap bingung ingin meneruskan organisasi ini atau tidak.
Mungkin saja ada lima belas menit saya lakukan jenis macam tes kesehatan. Seperti ukur tinggi serta berat tubuh, diliat ada tato atau tindikan tidak, tes mata serta beragam tes kesehatan yang lain. Selesai di check saya diwajibkan memohon stempel tanda usai lakukan tes kesehatan. Saya dengan salah seseorang anak yang membuatku berfikir apakah kurang lebih anak yang lebih kecil ukurannya dari saya ini dapat untuk lanjut lakukan tes serta nyatanya spesial untuk jurusan yang saya menempati kelak membolehkan anak dengan ukuran yang kecil untuk mendaftar. Saya juga tidak kepikiran kalau nanti anak itu juga akan jadi rekan sekelasku.
Selesai lakukan tes kesehatan saya berkumpul sekali lagi dengan rekan rekanku pas di tempat terlebih dulu dibawah pohon ketapang kencana seperti barusan. Karna sistem dari tes kesehatan dibagi jadi tiga hari kami juga mempunyai peluang untuk belajar. Akupun pulang kerumah serta mulai pelajari sekali lagi sebagian pelajaran yang saya terima pada saat bersekolah di smp. Siapa tahu masalah soal yang juga akan diujikan banyak yang sama juga dengan apa yang saya tekuni. Kurang lebih sebagian jam sepanjang tiga hari saya belajar. Sampai pada akhirnya hari yang dijadwalkan untuk tes juga tiba. Dengan rasa gugup sedikit saya pergi menuju ke smk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *